Username
Password

Register
Forgot Password
Visitors :196545 Org
Hits : 603494 hits
Month : 3039 Users
Today : 169 Users
Online : 2 Users
http://radar-pekalongan.com/files/web%20HL%202.JPG files/web HL 2.JPG
Pemred
Status YM
Iklan
Status YM
. : Wartawan Radar Pekalongan dibekali surat tugas dalam menjalankan aktivitasnya dan dilarang meminta atau menerima uang maupun barang dari sumber berita :.

Tiga Hari Terendam


BANJIR - Banjir yang menggenangi lingkungan sekolah sehingga menggangu kegiatan belajar siswa.

*) Ratusan Rumah & 1 SD
*) Di Desa Pecakaran, Wonokerto

WONOKERTO - Intensitas curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir membuat ratusan rumah dan juga sekolah di Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto terendam sudah tiga hari sampai Kamis (26/1) kemarin. Genangan air membuat aktifitas warga terganggu.
Roinah, warga sekitar mengungkapkan bahwa banjir di pemukimannya dirasakan paling parah sejak semalam, hal ini karena hujan yang menguyur terus-menerus. "Banjir mengenangi pemukiman hingga sampai setengah meter," ungkapnya.
Selain ratusan rumah, luapan air juga mengakibatkan pelataran sekolah dasar di desa itu menjadi tergenang sehingga mengganggu belajar mengajar siswa.
Wakil Kepala SDN 1 Pecakaran, Sunoto saat ditemui di kantornya, Kamis (26/1) mengatakan, banjir yang kerap terjadi sangat menganggu kegiatan belajar mengajar dan kesehatan siswanya.
Apalagi kondisi banjir airnya kotor ini banyak kuman-kumannya sehingga seringkali mengakibatkan gatal-gatal siswanya.
"Paling tingi banjir hingga empat puluh centimeter dan genangan air sudah masuk pada hari ketiga ini," ungkapnya.
Menurutnya banjir disebabkan karena intensitas curah hujan yang tinggi ditambah dengan kondisi air rob yang mudah masuk ke wilayah Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto. “Akibatnya banjir tidak dapat dielakkan,” katanya.
Genangan air juga memaksa siswa SDN 1 Pecakaran harus telanjang kaki ketika ke sekolah.
Sementara sejumlah siswa yang ditemui Radar mengaku kegiatan belajar menjadi terganggu, karena murid murid senang mainan air ketika diajar. “Saya tidak pakai sepatu karena tingginya air,” kata Dinul Qoyum. (jun/yon)

Warga Ngamuk Bakar Kantor Bupati

KABUPATEN Bima membara seharian Kamis (26/1) kemarin. Aksi yang digelar ribuan massa berakhir anarkis dengan dibakarnya perkantoran kabupaten, termasuk kantor Bupati. Kantor KPUD yang berada di komplek di Jalan soekarno Hatta itu juga turut ludes.Ti...

Angin Kencang Rusak 7 Rumah dan Poliklinik

*) Desa Sukoharjo Kecamatan KandangserangKANDANGSERANG - Hujan deras disertai angin kencang di wilayah selatan Kota Santri, pada Rabu siang kemarin mengakibatkan sedikitnya 7 rumah warga rusak ringan dan sebuah Poliklinik Desa Sukoharjo Kecamatan Kan...

Puting Beliung Landa Tretebang

JEBOL - Bilik bambu milik warga di Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto jebol karena terkena hempasan angin puting beliung. 9 Rumah dan Balai Desa Rusak WONOKERTO - Angin puting beliung menyapu pemukiman di Desa Tratebang, Rabu (25/1) pagi hari sek...

Menimpa Mobil dan Tiga Warung

Di Semarang, Baliho Ambruk Pohon Tumbang SELAIN gelombang tinggi, angin kencang disertai hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, kemarin (25/1), membuat fasilitas penerangan dan pohon-pohon di sejumlah kawasan tumbang. Terpaan angin juga membuat...

Kejaksaan Diminta Periksa Bupati

PETE – Kejari Batang yang baru menerima hasil tani dari warga, termasuk pete, dalam acara pisah sambut Kejari.BATANG - Kasus ruang mawar di Kabupaten Batang yang menyeret mantan Kabag Keuangan Sri Sugiyanti hingga saat ini belum bisa diselesaik...

Internet Pemkab Kudus Lumpuh

*) Pelayanan SIAK dan LPSE TergangguKOTA – Tower induk jaringan milik Pemkab Kudus ambruk akibat tertimpa batang pohon yang patah. Akibat ambruknya tower itu mengakibatkan jaringan internet di Setda Kudus dan pelayanan publik terganggu. Tinggi ...

Rumah Produksi Batik Terbakar

PADAM - Rumah produksi batik milik H wahidin yang terbakar. Kerugian ditaksir mencapai tiga ratusan juta rupiah. *) Kerugian Capai Ratusan JutaWIRADESA - Sebuah rumah tempat produksi batik milik H. Wahidin (35) warga Rt 12/3 no 20 Desa Kampil Kecamat...

Banyak Calo, Penjualan Tiket Dikeluhkan Suporter

BERJUBEL - Besarnya animo masyarakat ingin menonton laga Persip melawan Persita di Stadion Kraton, Senin (23/1) sore, membuat loket tempat penjualan tiket penuh sesak oleh calon penonton.Panpel Evaluasi Penyelenggaraan Laga Persip Vs PersitaKinerja P...

Keluarga Korban Minta Afriyani Dihukum Mati

JAKARTA - Mulyadi Hamdan, ayah almarhum Ari alias Buhari (17), menegaskan dia dan keluarga sama sekali tidak dapat memaafkan pengemudi Xenia yang menewaskan anaknya.Menurut Mulyadi, walaupun keluarga sang penabrak, Afriyani Susanti, datang ke rumahny...

Bentrok Lampung, 50 Rumah Dibakar

BENTROK antar dua kelompok warga terjadi di Provinsi Lampung. Peristiwa ini diawali saling pukul antara dua kelompok warga di suatu pasar di Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan."Diawali hari Minggu (22/1), ada saling pukul antara dua kelo...